SuperO2 News

Tanpa Makan & Minum, dari Mana Energi Saat Puasa? Jawabannya Ada di Oksigen!

by | Mar 4, 2025

Home 9 Berita 9 Tanpa Makan & Minum, dari Mana Energi Saat Puasa? Jawabannya Ada di Oksigen!

Pernah merasa cepat lelah padahal aktivitas belum terlalu berat?

Atau tubuh rasanya butuh waktu lama untuk “panas” sebelum benar-benar bertenaga?

Kondisi ini sering kali makin terasa saat puasa.

Karena tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman dalam waktu lama, kita jadi lebih mudah merasa lemas, konsentrasi menurun, dan semangat pun cepat hilang.

Tapi tahukah kamu, rasa lemas itu bukan semata-mata karena kurang makan atau kurang tidur?

Bisa jadi tubuhmu kurang oksigen, padahal oksigen adalah bahan bakar penting dalam produksi energi tubuh.

Energi diproduksi di dalam sel melalui proses bernama ATP (Adenosine Triphosphate).

Tapi proses ini hanya bisa berjalan maksimal kalau tersedia oksigen yang cukup.

Oksigen masuk melalui paru-paru, diserap oleh darah, dan diedarkan ke seluruh tubuh untuk digunakan oleh organ dan otot.

Semakin cukup oksigen yang masuk, semakin besar pula energi yang bisa dihasilkan.

Dalam kondisi ideal, tubuh menggunakan respirasi aerobik, yaitu produksi energi dengan bantuan oksigen.

Proses ini bisa menghasilkan energi 300% sampai 500% lebih banyak dibandingkan dengan respirasi anaerobik (tanpa oksigen).

Sayangnya, selama puasa, banyak orang tidak menyadari bahwa suplai oksigen dalam tubuh bisa menurun, apalagi bila aktivitas padat, minim olahraga, atau tinggal di lingkungan yang kurang sehat.

Di sinilah SuperO2 hadir sebagai solusi.

SuperO2 adalah air minum beroksigen tinggi yang mengandung 100 PPM oksigen, jauh lebih tinggi dari air minum biasa.

Diproses dengan OxyBooster Technology dari Jerman yang pertama kali digunakan di Indonesia, SuperO2 memastikan oksigen terserap cepat dan stabil dalam tubuh.

Minum SuperO2 saat sahur atau berbuka bisa membantu tubuhmu tetap bertenaga sepanjang hari, bahkan saat perut kosong.

Oksigen tambahan dari SuperO2 membantu memperlancar metabolisme, mendukung produksi energi, dan membuat tubuh yang tadinya lowbat kembali “Recharge 100%”.

Cocok untuk kamu yang tetap ingin produktif saat puasa, aktif bekerja, beribadah, hingga olahraga ringan.

Sumber

SuperO2 – Postingan Terkait

Padel vs Tenis: Mana yang Lebih Ramah dan Mudah untuk Pemula?

Padel vs Tenis: Mana yang Lebih Ramah dan Mudah untuk Pemula?

Padel vs Tenis: Mana yang Lebih Ramah dan Mudah untuk Pemula? Belakangan ini, lapangan dengan dinding kaca mulai menjamur di kota-kota besar Indonesia. Ya, Padel sedang menjadi tren panas yang menyaingi popularitas Tenis. Keduanya sekilas terlihat mirip: menggunakan...

Capek Setelah Main Padel? 5 Tips Ini Ampuh Pulihkan Tenagamu!

Capek Setelah Main Padel? 5 Tips Ini Ampuh Pulihkan Tenagamu!

Capek Setelah Main Padel? 5 Tips Ini Ampuh Pulihkan Tenagamu! Padel memang olahraga yang sangat adiktif. Gerakannya yang cepat, intensitas tinggi, dan unsur sosialnya membuat kita sering lupa waktu saat berada di dalam lapangan kaca berjam-jam. Namun, setelah sesi...